Mau Gunakan Kalkulator Pinjaman untuk KPR yang Benar-Benar Akurat? Ketahui Dulu Persyaratannya

Membeli sebuah rumah tentu tidak bisa disamakan dengan layaknya membeli bahan makanan di supermarket. Ada perhitungan-perhitungan lebih kompleks yang harus anda lakukan terlebih bila anda akan membayar dengan sistem KPR. Anda harus memperhitungkan apakah cukup pendapatan anda sekarang untuk membayar cicilan tiap bulannya.

Namun kini anda tidak perlu lagi berpusing-pusing  untuk masalah perhitungan ini. Telah tersedia aplikasi kalkulator pinjaman yang akan membantu anda menghitung. Kalkulator sejenis ini sudah tersedia di beberapa website maupun aplikasi yang bisa anda akses dengan sangat mudah. Ingin tahu lebih lanjut? Inilah pemaparannya

  • Cara penggunaan kalkulator pinjaman ini

Cara kerja kalkulator ini sangat sederhana, anda pasti dapat dengan mudah mengoperasikan. Cukup dengan memasukkan beberapa hal sebagai data pembantu supaya sistem dapat melakukan perhitungan. Beberapa hal yang perlu diisikan di sini antara lain :

Kamu cukup mengisi semua kolom di dalam fitur yang sangat sederhana, yakni:

  1. Harga rumah yang ingin anda beli
  2. Rencana jumlah uang muka yang akan anda bayarkan kepada pemilik rumah supaya bisa diproses lebih lanjut di notaris nanti. Atau bila anda belum bisa membayangkan berapa pasti uang muka yang akan sanggup anda bayarkan, di sebelah kolom jumlah uang muka terdapat kolom persentase uang muka yang bisa anda atur
  3. Bunga fixed dan bunga floating. Untuk masalah bunga ini, alangkah baiknya anda lakukan observasi dulu ke berbagai bank karena kebijakan yang ditetapkan juga berbeda-beda
  4. Tenor/durasi pembayaran. Penetapan ini juga harus anda lihat pada bank karena program KPR yang mereka tetapkan juga mencakup pada tenornya
  • Syarat penggunaan kalkulator pinjaman

Tidak semua website atau aplikasi bisa diakses begitu saja, ada beberapa yang memberikan persyaratan tertentu karena ia memang dikhususkan untuk klien yang meang serius beli rumah. Persyaratan itu antara lain :

  1. Fotokopi identitas yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Fotokopi nomor pokok wajib pajak (NPWP) 
  3. Fotokopi surat nikah
  4. Fotokopi akta kelahiran
  5. Fotokopi ijazah
  6. Fotokopi rekening tabungan untuk melihat cash flow anda memenuhi atau tidak untuk melunasi KPR

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top